World Metrology Day! Sejarah dan Asal-Usul Perayaan Hari Metrologi Sedunia
By Admin
October 13, 2025
Jakarta – Peringatan Hari Metrologi Sedunia ke-150 Jatuh pada Hari Selasa, 20 Mei 2025. Ternyata ini dia sejarah dan asal-usul mengapa diadakan peringatan hari metrologi sedunia ini!
Setiap tanggal 20 Mei, dunia memperingati Hari Metrologi Sedunia (World Metrology Day) sebagai bentuk penghormatan terhadap ilmu pengukuran yang menjadi pondasi penting dalam kehidupan modern. Istilah metrologi sendiri, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), merupakan ilmu tentang ukuran, timbangan, dan takaran. Meskipun terdengar teknis, metrologi sejatinya menyentuh hampir setiap aspek kehidupan kita, mulai dari membeli bahan pokok di pasar, menakar dosis obat, hingga mengukur suhu lingkungan. Peringatan Hari Metrologi Sedunia bermula dari penandatanganan Konvensi Metrik pada 20 Mei 1875, sebuah tonggak sejarah internasional yang menyatukan berbagai negara untuk menggunakan sistem pengukuran yang sama demi memastikan perdagangan yang adil dan transparan. Menurut UNESCO, Hari Metrologi Sedunia bertujuan untuk mempromosikan manfaat ilmu pengukuran kepada masyarakat global, sembari menekankan peran metrologi dalam peningkatan kualitas hidup dan pelestarian lingkungan. Tahun 2025 ini, peringatan Hari Metrologi merupakan peringatan yang ke-150 dengan mengusung tema: “Measurements for All Times, for All People”, sebuah ajakan untuk menjadikan pengukuran sebagai hak universal yang menjamin keadilan dan kesetaraan dalam segala lini kehidupan.
Lebih dari sekadar angka, metrologi adalah seni keakuratan yang berasal dari kata Latin “metrologia”, yang berarti ilmu tentang pengukuran. Ia adalah “anak” dari ilmu filsafat yang telah mengakar sejak awal peradaban manusia, yakni dimulai saat manusia mulai mengukur panjang tali, berat hasil panen, dan volume air. Di masa kini, peran metrologi menjadi semakin krusial dalam berbagai sektor: perdagangan, industri, kesehatan, lingkungan, hingga teknologi digital. Misalnya, dalam dunia perdagangan, timbangan digital yang akurat memastikan konsumen mendapatkan haknya dan pelaku usaha menjaga integritasnya. Sementara itu, di bidang kesehatan, alat ukur seperti tensimeter harus terkalibrasi dengan tepat agar tidak terjadi kesalahan diagnosis. Di Indonesia, pengawasan dan penjaminan mutu alat ukur berada di bawah Direktorat Metrologi, bagian dari Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI, serta didukung oleh unit metrologi di dinas-dinas perindustrian dan perdagangan daerah. Maka dalam semangat Hari Metrologi Sedunia ini, mari kita wujudkan keadilan dalam setiap takaran dan akuntabilitas dalam setiap angka, demi keadilan perdagangan yang lebih transparan dan dunia usaha yang lebih terpercaya.